Pendahuluan w

Jadi w adalah seorang apoteker muda yang lagi ngejalanin kuliah profesi apoteker di salah satu universitas di Indonesia. Sebagai seorang apoteker muda, perkuliahan dan realita ke-apoteker-an terkadang ga sesuai dengan apa yang w pikirkan.

Seperti tulisan pertama w sebelumnya, turning point w sebenernya adalah saat kelas w ngadain debat ama kelas sebelah tentang "kelemahan bisnis farmasi di Indonesia saat ini". Dari debat itu, w kemudian sadar bahwa ternyata rata-rata semua temen w juga ngerasain apa yang w rasa, bahwa gimana sih sebenernya apoteker di Indonesia itu. Bahkan ada temen w yang secara gamblang langsung menyatakan bahwa kesalahan itu sebenernya adalah di kurikulum yang ada. Karena seperti yang kita tahu, kurikulim atau sistem perkuliahan program profesi apoteker di Indonesia sendiri berbeda-beda, ada yang langsung membagi sesuai dengan peminatan yaitu antara klinis dan industri, dan ada juga yang masih menggabungkan keduanya.

Di universitas w sendiri, sistem perkuliahannya itu masih di gabung. Hal ini juga yang sebenarnya menjadi awal dari alasan w untuk nyoba kuliah apoteker, karena sebagai seorang lulusan farmasi w sendiri masih bingung dalam menentukan passion. Passion sebenernya dalam diri w adalah industri farmasi karna w sangat tertarik dalam hal perawatan kecantikan, w suka banget dalam perawatan diri maupun ngerawatin orang lain a.k.a emak w yang juga suka banget kalau w dah mulai ngerawatin wajah mak w. Rasanya seneng banget gitu pas w bener-bener ngerasa dibutuhin walaupun cuma sekedar ditanyain bedak atau skin care yang bagus itu apa, rasanya ilmu w bener-bener kepake gitu. Karena itu, w bercita-cita untuk membuat produk kecantikan w sendiri dan membuka klinik kecantikan sendiri, passion w adalah bener-bener untuk menjadi seorang CEO dan pemilik dari perusahaan farmasi w sendiri. Tapi kemudian seiring berjalannya waktu, w begitu sedih dengan realitas yang ada dalam dunia farmasi, farmasi klinis yang seharusnya menjadi tonggak dalam pengobatan justru sepertinya tidak menunjukkan eksistensinya, maka dari itu w juga berpikir untuk merubah keadaan ini. Keserakahan dalam diri w meminta w untuk menjadi semuanya haha.

Belajar menjadi seorang apoteker menurut w sebenernya adalah hal yang sangat amat membahagiakan dan membanggakan, tau kenapa? Karena apoteker itu adalah manusia yang di didik untuk menjadi serba bisa, ibarat kata kalau jadi superhero, apoteker itu bagi w adalah multitalent superhero. Karena apoteker bisa semua dong, mulai dalam hal produksi, distribusi, pengawasan, konsultan, menajer keuangan, menajer penyetokan dan segala macam lainnya yang bisa dilakukan oleh apoteker, ga terbatas hanya dalam obat-obatan aja, tapi apoteker bisa juga merambah ke bidang yang lainnya, tapi tentu aja keahlian apoteker yang sebenarnya adalah di bidang farmasi.

Nah tapi permasalahannya, segala sesuatu itu pasti ada pro-kontra nya kan ya. Ibarat kata manusia itu adalah makhluk yang susah bener puasnya dan jarang banget bersyukurnya. Lihat perkuliahan yang langsung membagi bidang peminatan, mikir nanti susah kalau ternyata bukan itu passionnya. Kuliah dengan sistem gabungan, malah bingung karna banyak bener yang harus di pelajari, ibarat sungai itu jadi dangkal karna ilmunya akhirnya hanya sekedar tau tanpa benar-benar mendalami, karena terlalu banyaknya yang dipelajari. 

Tapi juga sebagai seorang manusia yang diberikan akal dan kemampuan, w percaya bahwa ga seharusnya kita sebagai seorang generasi penerus bangsa Indonesia hanya mengeluhkan keadaan yang ada. Menyalahkan keadaan hanya akan membuat kita berdiam diri, dan kemudian ga akan ada yang berubah. Menunggu sebuah perbaikan menurut w adalah pekerjaan dan perjalanan yang amat sangat panjang. Untuk itu, w memilih untuk menjadi seorang yang melakukan sesuatu. Karna apapun hasil akhirnya setidaknya itu adalah usaha yang w lakuin sendiri, dengan tangan, pemikiran dan kerja keras w sendiri. Karena w selalu yakin, bahwa w adalah aktor utamanya dan sebagai seorang aktor utama w harus menjalani naik turun kehidupan untuk mencapai tingkatan sukses tertinggi dalam hidup w, w sebagai aktor utama harus bisa membawa pemeran pendukung lain menikmati kehidupannya, w sebagai penggerak harus memulai sesuatu, seperti dalam film-film motivasi yang selama ini w tonton. Untuk itu, w mencoba untuk membagi pemikirian w dalam blog ini.

Nah, itu adalah pembuka atau pendahuluan dari w buat memulai blog ini, untuk postingan selanjutnya, w akan mencoba menyajikan perkembangan dunia farmasi berdasarkan fakta dan data yang ada dan dengan tambahan pemikiran w tentunya haha. W berharap semoga setiap orang yang membaca blog w ini akan mendapatkan manfaat, pencerahan dan keterbukaan hati dan w sangat amat berharap dapat saling bertukar pikiran menganai kefarmasian ataupun dalam hal apapun itu. Semoga kedepannya kita bener-bener bisa membawa Indonesia menjadi negara yang selama ini kita impikan bersama.

Komentar